Book My Madrasah

Book My Madrasah
mediakomen

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam di Era Digital 2026: Dalil, Tantangan, dan Tips Pelajar Muslim

Bismillahirrahmanirrahim…
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, sahabat Book My Madrasah 🌿

Di era digital yang serba cepat seperti sekarang, menuntut ilmu bukan lagi sekadar kewajiban—tetapi juga kebutuhan utama bagi setiap muslim. Kemajuan teknologi membuka peluang besar bagi siapa saja untuk belajar, namun juga menghadirkan tantangan yang tidak ringan.

Lalu, bagaimana sebenarnya keutamaan menuntut ilmu dalam Islam di zaman modern ini? Yuk kita bahas bersama ✨

 


 


📖 1. Menuntut Ilmu Adalah Jalan Menuju Surga

Dalam Islam, menuntut ilmu memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”

Artinya, setiap langkah kita dalam belajar—baik di sekolah, pesantren, maupun melalui media digital—bernilai ibadah di sisi Allah.


🌐 2. Era Digital: Peluang Besar untuk Belajar

Saat ini, belajar tidak harus selalu di ruang kelas. Dengan adanya internet, kita bisa:

  • Mengakses kitab dan materi keislaman online
  • Mengikuti kajian melalui YouTube atau Zoom
  • Menggunakan aplikasi pembelajaran berbasis AI
  • Membaca artikel edukatif seperti di website ini

Namun, kemudahan ini harus diiringi dengan filter yang kuat, agar tidak terjebak pada informasi yang salah.


⚠️ 3. Tantangan Menuntut Ilmu di Zaman Sekarang

Meski peluang besar terbuka, ada beberapa tantangan yang perlu diwaspadai:

  • 📱 Distraksi media sosial yang berlebihan
  • ❌ Informasi hoaks atau tidak valid
  • 😴 Kurangnya disiplin belajar
  • 🎮 Kecanduan gadget

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki niat yang lurus dan manajemen waktu yang baik.


🧠 4. Adab Menuntut Ilmu yang Harus Dijaga

Agar ilmu yang kita pelajari menjadi berkah, ada beberapa adab yang perlu diperhatikan:

  • Ikhlas karena Allah
  • Menghormati guru
  • Bersungguh-sungguh dalam belajar
  • Mengamalkan ilmu yang didapat
  • Menyebarkan ilmu kepada orang lain

Ilmu tanpa adab ibarat pohon tanpa buah 🌳


👨‍🏫 5. Peran Guru di Tengah Teknologi

Walaupun teknologi berkembang pesat, peran guru tetap tidak tergantikan. Guru bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga:

  • Pembimbing akhlak
  • Teladan dalam kehidupan
  • Pengarah dalam memahami ilmu dengan benar

Karena itu, tetaplah belajar dari guru yang terpercaya.


🌱 6. Tips Menjadi Pelajar Muslim di Era Digital

Agar sukses menuntut ilmu di zaman sekarang, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • 📅 Buat jadwal belajar harian
  • 📚 Pilih sumber belajar yang terpercaya
  • 📵 Batasi penggunaan gadget untuk hal tidak bermanfaat
  • 🤲 Perbanyak doa agar dimudahkan memahami ilmu
  • 👥 Bergabung dengan komunitas belajar positif

✨ Penutup

Menuntut ilmu adalah investasi terbaik untuk dunia dan akhirat. Di era digital ini, kesempatan belajar semakin luas—tinggal bagaimana kita memanfaatkannya dengan bijak.

Mari kita menjadi generasi muslim yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak 💚

Semoga Allah memudahkan langkah kita dalam menuntut ilmu dan menjadikannya sebagai amal jariyah. Aamiin 🤲

Kumpulan Perangkat Ajar Kurikulum merdeka SD

 *Perangkat Ajar*

Perangkat ajar adalah seperangkat alat atau bahan yang digunakan guru untuk mendukung proses pembelajaran di kelas, seperti rencana pembelajaran, materi, dan lembar kerja siswa.

*Perangkat Ajar Deep Learning untuk Guru Kelas SD*

Semoga bermanfaat bagi Bapak/Ibu guru! Berikut adalah link Perangkat Ajar Deep Learning untuk kelas SD:




- *Kelas 1*: https://drive.google.com/drive/folders/1XuKPbeEIEWUczUGmwdH75ziz6kyh7i6h

- *Kelas 2*: https://drive.google.com/drive/folders/19Lp6dufln78L2JlKvjxbzGKeyXX8XLAk

- *Kelas 3*: https://drive.google.com/drive/folders/1pjZzyqyIeYIWKP74RCB2iEre1dzJlYPq?usp=sharing

- *Kelas 4*: https://drive.google.com/drive/folders/1QBZdoMupqQB6omU7OC3Dr7ZSgo_EYVcr

- *Kelas 5*: https://drive.google.com/drive/folders/1yVp2yczTz7VQ5mkK9yZmzn79w9nKWqTm

*Kelas6*
A. Bahasa Indonesia https://drive.google.com/drive/folders/1vXm807MO1Zh8yyCrEQJVuRc6QQPDGbyz
B. Matematika https://drive.google.com/drive/folders/1YhKCtoqoPYV-argjVGkGXrlX7HxazE5H
C. Pend. Pancasila https://drive.google.com/drive/folders/1rABiPOPd1ST0FnTesxbtxvYcPRdEzWwk
D. Seni Rupa https://drive.google.com/drive/folders/11xVZP_XuLNX8KC4kNK4aeOmXAfuYQZSt
C. IPAS https://drive.google.com/drive/folders/1VNSaVw0ZLKUvm-SH6tvzGrUR1fb6pXDF
D. Bahasa Inggris https://drive.google.com/drive/folders/1UTjozbT3Zgk-iTxguvIYSEjtgQUgvIeo

Kerja Online Harian bagi ASN || Cara Mengisi Progres Harian e-Kinerja ASN dengan Mudah dan Benar

Bismillahirrahmanirrahim.

Apa kabar sahabat ASN di mana pun berada? Semoga selalu sehat dan dimudahkan dalam setiap amanah pekerjaan.

Seiring penerapan sistem kinerja digital, Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan untuk mengisi progres harian atau kinerja harian melalui aplikasi e-Kinerja. Bagi sebagian ASN, proses ini masih terasa membingungkan. Oleh karena itu, berikut panduan singkat dan mudah dipahami untuk mengisi kerja online harian di e-Kinerja.




Langkah-Langkah Mengisi Progres Harian di e-Kinerja

1. Menambah Progres Harian

  • Klik menu Tambah Progres Harian.

  • Pilih Rencana Aksi yang sudah diinput sebelumnya.

  • Lengkapi data:

    • Tanggal kegiatan

    • Jam mulai kegiatan

    • Jam selesai kegiatan

    • Rencana kegiatan harian

Pastikan data yang diisi sesuai dengan aktivitas yang benar-benar dilakukan.


2. Tampilan Kegiatan Harian

  • Kegiatan harian yang telah diinput akan muncul pada daftar kegiatan, seperti yang ditunjukkan pada gambar poin 2 di aplikasi.

  • Pastikan kegiatan yang tampil sudah sesuai sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya.


3. Mengisi Realisasi dan Bukti Dukung (Trajectory)

  • Klik rencana kinerja harian yang akan dilaporkan.

  • Pilih atau klik kolom berwarna merah (lihat gambar poin 2 dan 3).

  • Isi:

    • Realisasi kegiatan

    • Unggah bukti dukung (dokumen, foto, atau file pendukung lainnya)

Langkah ini digunakan untuk Rencana Kinerja Harian Trajectory.


4. Mengisi Realisasi dan Bukti Dukung (Non Trajectory)

  • Klik rencana kinerja harian Non Trajectory.

  • Klik pada kolom merah seperti pada gambar poin 4.

  • Isi realisasi dan unggah bukti dukung sesuai aktivitas yang dilaksanakan.


5. Progres Harian Selesai

  • Jika rencana kinerja harian telah berhasil dilaporkan, maka warna indikator akan berubah menjadi hijau.

  • Ini menandakan bahwa pengisian kinerja harian atau progres harian telah selesai.


Penutup

Pengisian kinerja harian di e-Kinerja memang membutuhkan ketelitian dan konsistensi. Namun, jika dilakukan secara rutin setiap hari, proses ini akan terasa lebih mudah dan tidak membingungkan.

Semoga rutinitas harian di e-Kinerja dapat diselesaikan dengan lancar, dimudahkan oleh Allah SWT, dan tidak lagi membuat bingung. 😔
Tetap semangat menjalankan tugas dan pengabdian terbaik untuk negeri.

Link informasi Lapor Diri PPG Dalam Jabatan Batch IV bagi sahabat yang dinyatakan lulus seleksi dan ditetapkan oleh masing-masing LPTK.

 

Apa kabar sahabat Book My Madrasah?

Bismillāhirraḥmānirraḥīm Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT dan diberi kelancaran dalam setiap langkah menuju profesi guru yang berkompeten, berintegritas, dan penuh keberkahan.

Pada kesempatan ini, kami menyampaikan informasi Lapor Diri PPG Dalam Jabatan Batch IV bagi sahabat yang dinyatakan lulus seleksi dan ditetapkan oleh masing-masing LPTK.
Silakan mengikuti alur lapor diri sesuai kampus penempatan masing-masing melalui link resmi di bawah ini.

 


 

Untuk pembaruan informasi, sahabat dapat bergabung di Saluran WhatsApp MUHAMAD YASIN melalui tautan berikut:
👉 https://whatsapp.com/channel/0029VaGWCob6rsQxJ87eHK1E

“Tahapan dan Waktu Tunggu Setelah Ajuan PPG Disetujui Kankemenag”

 Bismillah, Apa Kabar Sahabatku Semuanya! 🌸

Bismillahirrahmanirrahim,
Apa kabar sahabatku semuanya! Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT dan tetap semangat menjalankan amanah sebagai pendidik di madrasah tercinta.

Kabar baik datang untuk para guru madrasah yang tengah menanti — proses Pengajuan PPG (Pendidikan Profesi Guru) kini sudah mulai bergerak! Bagi sahabat yang telah mengajukan PPG di akun SIMPATIKA, mungkin saat ini sudah muncul status “Telah disetujui oleh Kankemenag Kabupaten/Kota”. Alhamdulillah, itu artinya langkah pertama menuju perkuliahan PPG sudah berhasil sahabat lewati.

 


 

Namun, jangan lupa — setelah disetujui di tingkat kabupaten/kota, berkas dan data sahabat akan kembali diverifikasi di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi dan Kementerian Agama RI (pusat). Proses ini biasanya memakan waktu antara 2 hingga 6 minggu, tergantung jadwal dan kuota PPG yang tersedia tahun ini.

Selama masa menunggu, sahabat dapat:

  1. Rutin memeriksa status ajuan di akun SIMPATIKA pada menu PPG → Periksa Ajuan.

  2. Menyiapkan berkas pendukung, seperti ijazah, SK pengangkatan, dan dokumen kepegawaian lainnya.

  3. Mengikuti informasi resmi dari situs ppg.kemenag.go.id

Cara Mudah Memisahkan Vokal dan Musik dengan Aplikasi AI ini!

 Bismillah…
Halo sahabat Book My Madrasah dimanapun berada! 🌟

Pada kesempatan ini, kita akan mengeksplorasi sebuah aplikasi berbasis AI yang sangat berguna bagi siapa saja yang ingin “menghapus” atau memisahkan komponen musik dari sebuah lagu dengan mudah. Aplikasi tersebut adalah Splitter AI yang tersedia melalui situs VocalRemover.org.


Apa itu Splitter AI?


 

Splitter AI adalah alat daring yang memungkinkan Anda memisahkan sebuah track musik ke dalam aliran-alur yang berbeda—seperti vokal, bass, drum, dan instrumen lainnya—menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). vocalremover.org
Dengan kata lain: Anda bisa “menghapus vokal” dari sebuah lagu, atau mengisolasi instrumen tertentu dengan cepat dan mudah.


Bagaimana cara kerjanya?

  1. Anda memilih atau mengunggah lagu yang ingin diproses.

  2. Aplikasi menjalankan algoritma AI yang memisahkan lagu tersebut menjadi beberapa stems atau aliran berbeda—contohnya vokal, bass, drum, dan “lainnya”. vocalremover.org

  3. Proses pemisahan biasanya berlangsung dalam waktu singkat (sekitar 1 menit atau lebih tergantung ukuran dan kompleksitas lagu). vocalremover.org

  4. Setelah proses selesai, Anda bisa menyesuaikan volume masing-masing aliran, mengekspor hasilnya, dan menggunakannya sesuai kebutuhan.


Kenapa aplikasi ini menarik untuk sahabat Book My Madrasah?

  • Belajar musik: Jika Anda sedang mempelajari instrument atau vokal, dengan memisahkan track, Anda bisa lebih mudah mendengar instrumen atau vokal secara terpisah dan melatih bagian-yang ingin dikuasai.

  • Kegiatan kreatif: Misalnya untuk membuat versi karaoke, remix, latihan band, atau presentasi sekolah yang membutuhkan musik tanpa vokal.

  • Pembelajaran digital: Dalam era pembelajaran daring, alat seperti ini membantu guru atau murid untuk menciptakan konten musik yang lebih fleksibel.


Tips menggunakan Splitter AI dengan efektif

  • Pastikan file lagu yang diunggah berkualitas bagus (format dan resolusi audio yang memadai) agar hasil pemisahan juga baik.

  • Setelah memisahkan, dengarkan setiap aliran untuk memastikan bahwa vokal atau instrumen yang diinginkan benar-benar terisolasi. Kadang ada “bleed” atau suara kecil yang masih masuk ke aliran lain.

  • Simpan file hasil pemisahan dengan nama yang jelas agar mudah dikenali (misalnya lagu-vokal-hapus.wav).

  • Perhatikan hak cipta lagu: meskipun Anda memisahkan komponen musik, penggunaan selanjutnya—baik untuk publik atau komersial—harus memperhatikan izin atau lisensi jika lagu bukan milik umum.


Kekurangan atau hal yang perlu diperhatikan

  • Hasil pemisahan tidak selalu sempurna: tergantung kualitas lagu, kompleksitas produksi, dan instrumen yang tumpang-tindih.

  • Proses daring memerlukan koneksi internet yang stabil.

  • Masih perlu software tambahan jika Anda ingin melakukan pengeditan lanjut setelah pemisahan (misalnya memadukan kembali instrumen, menambahkan efek, dan sebagainya).

Kesalahan Umum dalam Memilih Jurusan PPG yang Bisa Menghambat Cairnya TPG

 بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Halo, apa kabar, para pendidik hebat Indonesia? Semoga selalu dalam lindungan Allah dan diberi semangat dalam menuntut ilmu serta mengabdi di dunia pendidikan.



---


Masih Bingung Memilih Jurusan PPG? Yuk, Simak Penjelasan Ini!


Bagi rekan-rekan guru yang masih bingung dalam memilih jurusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), berikut sedikit gambaran yang bisa membantu agar tidak salah langkah.


Secara umum, jurusan PPG dapat dipilih berdasarkan dua hal, yaitu:


1. Jurusan pada ijazah S1, atau



2. Bidang tugas mengajar yang saat ini dijalankan di sekolah.




Namun, jika bidang studi S1 berbeda dengan bidang yang diajarkan, maka sebaiknya memilih jurusan PPG yang sesuai dengan tugas mengajar. Hal ini penting karena pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bergantung pada kelinearan antara bidang tugas mengajar dan sertifikat pendidik (serdik) — bukan antara serdik dengan ijazah S1.


Dengan kata lain, TPG hanya bisa cair jika serdik dan tugas mengajar saling linear.

Apabila Anda mengambil jurusan PPG yang tidak sesuai (tidak linear) dengan bidang tugas mengajar, maka konsekuensinya adalah harus berpindah tempat tugas ke bidang atau jenjang yang sesuai agar TPG dapat dicairkan.



---


Kesimpulan Penting


Saat pendaftaran PPG nanti, pilihlah jurusan dengan bijak:

✅ Jika ada jurusan yang sama dengan S1 dan juga tugas mengajar, langsung ambil — gas saja!

✅ Jika tidak ada yang sama, maka utamakan yang sesuai dengan tugas mengajar (agar linear dan aman untuk TPG).

✅ Jika memilih jurusan yang sama dengan ijazah S1 namun berbeda dengan tugas mengajar, pastikan Anda siap mencari tempat tugas yang linear di kemudian hari.



---


Semoga penjelasan ini bisa menjadi panduan bagi para guru yang sedang berjuang meniti langkah menuju profesionalisme dan kesejahteraan melalui PPG.

Tetap semangat, karena guru hebat bukan hanya yang mengajar dengan ilmu, tetapi juga yang terus belajar sepanjang hayat.


Was

salamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ingat, Sholat adalah Tanda Iman. Nasehat untuk Orang yang Malas Sholat: Menemukan Ketenangan dalam Sujud

 Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Apa kabar sahabat Book My Madrasah?
Semoga hari ini kita semua dalam lindungan Allah, diberi kesehatan, dan semangat untuk terus memperbaiki diri. 🌿


🌙 Sholat — Tiang Agama dan Sumber Ketenangan


Yuk Simak juga Nasehat Si ABANG Anomali Sajad 

Sholat bukan sekadar kewajiban, tapi tanda cinta dan pengakuan kita kepada Sang Pencipta.
Allah tidak membutuhkan sholat kita, justru kitalah yang butuh sholat untuk menenangkan hati dan menuntun hidup agar tetap di jalan yang benar.

“Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”
(QS. Al-‘Ankabut: 45)

Banyak orang mengaku sibuk, lelah, atau menunda-nunda waktu sholat. Padahal, dalam setiap rakaat terdapat ketenangan, dalam setiap sujud ada kelegaan. Siapa yang menjaga sholatnya, maka Allah akan menjaga hatinya.


Mengapa Kita Malas Sholat?

Rasa malas bukan sekadar lelah fisik, tapi seringkali datang dari bisikan setan yang ingin menjauhkan manusia dari Allah.
Setan tahu, sekali seseorang meninggalkan sholat, hatinya akan semakin jauh dari kebaikan.

“Setan duduk menghadang anak Adam di jalan Islam. Ia berkata, ‘Mengapa engkau masuk Islam? Tinggalkanlah agama nenek moyangmu!’...”
(HR. Ahmad)

Maka, ketika rasa malas datang — lawan dengan wudhu, dzikir, dan tekad untuk bangkit.
Awalnya terasa berat, tapi lama-kelamaan hati akan terbiasa dan justru rindu untuk kembali bersujud.


💧 Langkah Kecil untuk Memulai Kembali

  1. Perbaiki niat. Sholat bukan beban, tapi kesempatan berbicara langsung dengan Allah.

  2. Mulai dari satu waktu. Kalau sulit sholat lima waktu sekaligus, mulai dari satu waktu yang paling mudah.

  3. Berdoa agar dimudahkan. Allah Maha Mendengar setiap hamba yang ingin kembali.

  4. Cari teman salih/salihah. Lingkungan yang baik akan menumbuhkan semangat ibadah.


🌸 Penutup: Kembali dalam Sujud

Sahabat Book My Madrasah,
Sholat adalah cahaya — bagi hati, hidup, dan akhirat kita.
Jangan biarkan rasa malas memadamkan cahaya itu.
Setiap kali kita sujud, kita sedang mendekat kepada-Nya, dan setiap kali kita meninggalkan sholat, kita menjauh dari rahmat-Nya.

Mari jaga sholat, bukan karena takut dosa, tapi karena rindu pada Allah.
Semoga kita termasuk orang-orang yang ringan langkahnya menuju masjid dan damai hatinya dalam sujud. 🤍

Back To Top