Bookmay Madrasah. Com

Website MTsS Nurul Hidayah Lubuk Rumbai Muratara

Follow by Email

Meneladani Aqidah dan akhlak Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam


Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah suri tauladan kita dalam seluruh unsur agama kita, demikian pula dalam unsur dunia.
Allah berfirman,

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْأَاخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah."
(QS. Al-Ahzab : 21)

Hendaknya seorang mukmin berusaha sekuat tenaga menjadikan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagai suri tauladan dalam hidupnya. Baik dalam Aqidah, Ibadah, akhlak, Muamalah, dan seluruh unsur kehidupannya. Krn beliau adalah langsung di bimbingan oleh Allah dg wahyu Nya. Allah berfirman,

وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوٰىٓ إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْىٌ يُوحٰى

"dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut keinginannya, melainkan (Al-Qur'an itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)," (QS. An-Najm : Ayat 3-4)

Allah memerintahkan agar kita mentaati Rasul, dan mengancam bagi orang-orang yang tidak taat kepada Rasul,
Allah berfirman,

وَأَطِيعُوا اللّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ

"Dan taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasul..
(QS. Al-Ma'idah : Ayat 92)

مَّنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ 

"Barang siapa menaati Rasul (Muhammad) maka sesungguhnya dia telah menaati Allah.
(QS. An-Nisa' : 80)

Dan ancaman Allah bagi orang yang tidak mentaati Rasul. Allah berfirman,

فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِۦٓ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

"maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah rasul-Nya takut akan mendapat cobaan atau ditimpa azab yang pedih." (QS. An-Nur : 63)

Ayat di atas (QS. An-Nur : 63), ada 2 ancaman bagi mereka yang menyelisihi Rasulullah shallallahu alaihi wasallam :

1. Fitnah
Para ulama mengatakan yang di maksud dengan fitnah di sini adalah kesyirikan dan kekufuran.

2. Adzaabun Aliim (adzab yang pedih)

Maka bagi orang yang menyelisihi Rasul, silahkan dia pilih antara ke dua di atas.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah orang yang terbaik akhlaknya,  Allah berfirman,

وَإِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيمٍ

"Dan sesungguhnya engkau benar-benar, berbudi pekerti yang luhur." (QS. Al-Qalam : 4)

Aisyah di tanya tentang akhlak Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, maka beliau menjawab :

كان خلقه القرآن

Akhlak beliau adalah Al-Qur'an

Orang yang mampu menjadikan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagai suri tauladan, maka merekalah yang memiliki beberapa sifat berikut. Sebagaimana Allah katakan,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْأَاخِرَ  وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah."
(QS. Al-Ahzab : 21).

Di antara sifatnya adalah :
1. Mengharap kepada Allah
2. Mengharap hari akhir
3. Berdzikir yang banyak

Hendaknya kita mengikuti Rasulullah shallallahu alaihi wasallam secara kaffah (keseluruhan).
Bahkan Allah mencela orang-orang yahudi mereka beriman sebagian dan kufur sebagian. Allah berfirman,

أَفَتُؤْمِنُونَ بِبَعْضِ الْكِتٰبِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍ  ۚ فَمَا جَزَآءُ مَنْ يَفْعَلُ ذٰلِكَ مِنْكُمْ إِلَّا خِزْىٌ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا  ۖ وَيَوْمَ الْقِيٰمَةِ يُرَدُّونَ إِلٰىٓ أَشَدِّ الْعَذَابِ  ۗ وَمَا اللَّهُ بِغٰفِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ

"Apakah kamu beriman kepada sebagian Kitab (Taurat) dan ingkar kepada sebagian (yang lain)? Maka tidak ada balasan (yang pantas) bagi orang yang berbuat demikian di antara kamu selain kenistaan dalam kehidupan dunia dan pada hari Kiamat mereka dikembalikan kepada azab yang paling berat. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan."(QS. Al-Baqarah : 85)

Orang yang ingin mengikuti Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, maka dia harus memperhatikan hal-hal berikut :

1. Tidak akan kita menjadikan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagai suri tauladan kecuali dengan mempelajari Sunnah/hadits nya.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda tentang keutamaan orang yang mempelajari haditsnya.

نَضَّرَ اللَّهُ عَبْدًا سَمِعَ مَقَالَتِي فَوَعَاهَا ثُمَّ أَدَّاهَا لِمَنْ لَمْ يَسْمَعْهَا

"Allah akan mengangkat derajatnya seorang hamba yang telah mendengar sabdaku lalu dia menjaganya, lalu menyampaikannya kepada orang yang belum mendengarnya. (HR. Ahmad)

Dengan mempelajari hadits, berarti kita sudah membela Sunnah Rasûlullâh Shallallahu alaihi wasallam.

Orang yang mempelajari Sunnah Rasul, maka dia jauh dari kekafiran. Allah berfirman,

وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنْتُمْ تُتْلٰى عَلَيْكُمْ ءَايٰتُ اللَّهِ وَفِيكُمْ رَسُولُهُۥ  ۗ وَمَنْ يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ فَقَدْ هُدِىَ إِلٰى صِرٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ

"Dan bagaimana kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan rasul-Nya (Muhammad) pun berada di tengah-tengah kamu? Barang siapa berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sungguh, dia diberi petunjuk kepada jalan yang lurus." (QS. Ali 'Imran : 101)

2. Siapa yang ingin mengikuti dan meneladani Rasulullah shallallahu alaihi wasallam hendaknya dia membersihkan hatinya terlebih dahulu

Sesungguhnya tujuan Ibadah adalah untuk membersihkan hati.
Allah berfirman,

يٰٓأَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِى خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

"Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa."(QS. Al-Baqarah : 21)

Bertakwa di sini adalah sesuatu yang letaknya di hati. Berarti dia beribadah kepada Allah agar hatinya menjadi bersih.

Allah bersumpah sebanyak 11 kali berturut-turut, berkaitan dengan pentingnya tazkiyatun nufus. Sebagaimana Allah berfirmankan dalam Al-Qur'an Surat Asy-Syams : 1-7,  kemudian ayat berikutnya Allah mengatakan,

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَا

"sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu)," (QS. Asy-Syams : 9).

Kalau kita menuntut ilmu, kemudian hati kita kotor, maka ilmu tidak akan bermanfaat bagi kita.
Lihatlah firman Allah,

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ الَّذِىٓ ءَاتَيْنٰهُ ءَايٰتِنَا فَانْسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ الشَّيْطٰنُ فَكَانَ مِنَ الْغَاوِينَ

"Dan bacakanlah (Muhammad) kepada mereka, berita orang yang telah Kami berikan ayat-ayat Kami kepadanya, kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang yang sesat." (QS. Al-A'raf : 175)

Allah melanjutkan,

وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنٰهُ بِهَا وَلٰكِنَّهُۥٓ أَخْلَدَ إِلَى الْأَرْضِ وَاتَّبَعَ هَوٰىهُ  ۚ فَمَثَلُهُۥ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِنْ تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَث  ۚ ذّٰلِكَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِئَايٰتِنَا  ۚ فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

"Dan sekiranya Kami menghendaki niscaya Kami tinggikan (derajat)nya dengan (ayat-ayat) itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan mengikuti keinginannya (yang rendah), maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamu menghalaunya dijulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya ia menjulurkan lidahnya (juga). Demikianlah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berpikir." (QS. Al-A'raf : 176)

Oleh karena itu, para ulama menasehati jika kita ingin mempelajari ilmu hendaknya kita mempelajari adab terlebih dahulu, adab di sini diantaranya adalah adab yang berkaitan dengan jiwa, yaitu tazkiyatun nufus.

Sehingga para ulama mempelajari adab sampai 20 th,  30 th, dst..

3. Dalam mengikuti Rasulullah shallallahu alaihi wasallam maka kita lihat yang terpenting/paling penting, kemudian yang penting, kemudian berikutnya

Begitu juga orang yang ingin belajar ilmu, maka hendaknya dia mempelajari yang terpenting dahulu, kemudian yang penting.

Ilmu yang terpenting adalah ilmu Aqidah/tauhid.

Sehingga dengan kuatnya tauhid, maka hal tersebut akan memberikan kekuatan yang dahsyat dalam hidup kita.
Dan tanpa tauhid, maka amal kita akan sia-sia.


Demikian Ringkasan Kajian, semoga bermanfaat bagi kita semua....

📒 Ringkasan Kajian Ustadz Badrusalam, Lc Hafizhahullah Ta'ala

🕌 Di masjid Agung As-Salam kota Lubuk Linggau

📅 Sabtu, 11 Rabi'ul Akhir 1441 H /  07  Desember 2019 M

🕢 Waktu : Ba'da Isya' s/d selesai

Ditulis Oleh ustadz Abu Musyaffa' Hardadi Al-Atsary

Singkut,  07 Desember 2019

Lowongan kerja TKS untuk ditempatkan di RSUD Rupit Muratara

Sahabat Bookmaymadrasah, saat ini Rumah Sakit Umum Dareah (RSUD) Rupit kabupaten Musi Rawas Utara provinsi Sumatera Selatan sedang membutuhkan pegawai, yakni pegawai Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Adapun bidang pekerjaan yang akan di tempati yaitu, Perawat (D3 atau NERS) dan Analisis Kesehatan.

Adapun persyaratan yang dibuthkan adalah sebagai berikut:
  1. Surat Lamaran
  2. Pas Photo 4 x 6 sebanyak 2 lembar
  3. Daftar Riwayat Hidup
  4. Surat Keterangan Sehat
  5. Fotokopi KTP
  6. Foto Kopi Ijazah dilegalisir dan transkrip Nilai di legalisir
  7. Fotokopi STR
  8. Verifikasi ijazah dari kampus/ dari situs Forlap Dikti
  9. Fotokopi sertifikat pelatihan/ pendidikan bila ada

Tahap seleksi :
  • administrasi
  • tes tertulis
  • wawancara

Pendaftaran dimulai tanggal 06 Desember 2019 sampai dengan 30 Desember 2019, berkas lamaran diantar ke Bagian Kepegawaian (TU) RSUD Rupit Musi Rawas Utara.

Pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan tanggal 03 Januari 2019, bagi yang lulus administrasi akan mengikuti tes tertulis dan wawancara.


Jangan pernah menghina sunnah

Dalam sebuah video youtube disampaikan oleh ustadz Ariful Bahri,Lc.MA dinukilkan oleh Imam An Nawawi, imam Ibnu Katsir dalam kitab Al Bidayah Al Hinayah dan juga dinukilkan oleh Ibnu Khaliqan. Bahwa sekitar  tahun 1665 Hijriah pernah ada sebuah kejadian yang sangat menggemparkan saat itu, terjadi di kota  Bushroh, Iraq. Apa yang terjadi? Sahabat, kita mengetahui bahwa siwak itu adalah sunnah Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam, yang cocok disetiap daerah manapun juga. Untuk itu jangan pernah berkata bahwa siwak tidak cocok dengan diri kita. Namun, pada saat itu ada seorang laki-laki yang mengolok-olok siwak, dan menghinanya bahkan siwak tersebut diletakkan diduburnya. Setelah, laki-laki itu meghina siwak kemudian selama 9 bulan ia merasa sakit seperti halnya wanita hamil. Perutnya mengandung layaknya wanita mengandung bayi. Ap yang ia kandung,  anak yang ia kandung dalam perutnya tersebut ialah makhluk  berkaki empat, berkepala seperti ikan, berekor seperti kelinci, dan hewan ini dilihat oleh masyarakat banyak saat itu. Ketika makhluk ini lahir, laki-laki yang merasa sakit (hamil) tersebut berkata hewan inilah yang mencabik-cabik perutnya. Kemudian setelah itu ia meninggal dunia.

Sumber Youtube

Sahabat, apa pelajaran yang dapt kita petik dari kisah ini? Ustadz Hardadi, salah seorang pengajar di Pondok Pesantren Ihya Sunnah Singkut Kabupaten Sarolangun Jambi menguraikan, bahwa pelajaran yang dapat dipetik dari kisah tersebut, yaitu: 
  1. Al-Jazaa' min jinsil 'amal (balasan sesuai dengan jenis perbuatan)  kalau perbuatannya baik, In Syaa Allah di balas kebaikan. Kalau perbuatannya buruk, maka di balas keburukan.
  2. Wajibnya kita memuliakan ajaran agama kita. Apapun itu. Jika di perintahkan kita laksanakan (sesuai kemampuan kita), jika di larang, maka kita tinggalkan. 
  3. Jangan sekali-kali seseorang menghina dan merendahkan syariat islam, baik itu berkaitan dengan kewajiban maupun berkaitan dengan yang Sunnah. (contoh Syariat islam : cadar, celana di atas mata kaki (bagi lk²), siwak, jenggot (bagi lk²), dll. krn akan membahayakan bagi dirinya baik di dunia maupun di akhirat.
  4. Hukuman itu, terkadang Allah segerakan di dunia. Atau Allah tunda di akhirat nanti. 
  5. Kalau lah kita tidak mampu melaksanakan syariat islam (sprt, cadar (bagi pr), jenggot dan celana di atas mata kaki (bagi lk²). Maka minimal kita jangan mengolok-olok atau menghina orang yang mengerjakannya. 
  6. Mengolok-olok Syariat islam adalah suatu bentuk kekufuran, Allah berfirman,
     وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآَيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُون, لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

    “Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu telah kafir sesudah beriman.” (QS. At-Taubah : 65-66),
  7. Yang harus kita pahami adalah, setiap perintah Allah, dan juga setiap larangan-Nya, pasti di sana ada hikmahnya. perintah Allah, jika hamba melaksanakannya maka akan bermanfaat bagi hamba tersebut. Demikian juga larangan Allah, jika hamba mengerjakannya pasti bermudharat bagi hamba tersebut. 
Dan.. perintah dan larangan Allah, ada yang telah kita ketahui hikmahnya dan ada juga yang belum kita ketahui hikmahnya. Ketika kita belum mengetahui hikmahnya, maka kita tetap tunduk dan patuh terhadap perintah dan larangan Allah..

Wallaahu A'lam.

Sumber : Oleh Abu Musyaffa' Hardadi Al-Atsary

Do’a sederhana yang sudah sepatutnya kita hafal dan amalkan

Doa adalah senjatanya orang mukmin, sehebat apapun kemampuan kita, sekuat apapun kita, sepandai apaun kita, semua tidak ada apa-apanya dibanding dengan kekuasaan Allah Ta'ala. Untuk itulah kita tak perlu merasa sombong, angkuh, tamak, serakah dan meraka "Aku-lah" yang paling". Ingatlah ada Allah yang maha Kuasa atas segala-galanya. Kita ini hanyalah makluk lemah tak berdaya, tanpa pertolongan Allah, tak akan mungkin kita mampu melakukan segala hal. Sahabat, mengharap pertolongan Allah dalam setiap langkah kecil dan langkah besar kita adalah hal yang pasti dan bahkan wajib kita lakukan, agar kita tak termasuk orang-orang yang menyombongkan diri. Yuk, awali harimu, kerjamu, kegiatanmu dengan membaca do'a. Baik do'a yang bersumber dari nash-nash yang shahih, maupun do'a yang kita ucapkan dari hati kita yang mendalam. berikut ini, do’a sederhana yang sudah sepatutnya kita hafal dan amalkan karena begitu ringkas namun kandungannya amat mendalam.
Baca Juga Penerimaan Peserta Baru Angkatan 3 Tarbiyah Sunnah Learning 

Do’a tersebut adalah:

اللهمّ أحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الأُمُورِ كُلِّهَا، وَأجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ

Allahumma ahsin ‘aqibatanaa fil umuuri kullihaa, wa ajirnaa min khizyid dunyaa wa ‘adzabil akhiroh. (Ya Allah, baguskanlah setiap akhir urusan kami, dan selamatkanlah dari kebinasaan di dunia dan dari siksa akhirat)[HR. Ahmad 4:181]

Penjelasan:

Maksud do’a “Allahumma ahsin ‘aqibatanaa fil umuuri kullihaa” adalah Ya Allah jadikanlah setiap urusan kami itu baik dan thoyib. Karena setiap amalan tergantung pada akhirnya. Maka jadikanlah setiap amalan kami itu baik, diridhoi oleh-Mu, tetapkanlah kami terus dalam keadaan baik sehingga kami kembali pada-Mu dalam keadaan yang paling baik.

Sedangkan penggalan do’a “ajirnaa min khizyid dunyaa”, selamatkanlah kami dari kebinasaan di dunia yaitu musibah, berbagai tipu daya, kejelekan dan kehinaan di dalamnya.

Penggalan do’a yan terakhir “wa ‘adzabil akhiroh”, selamatkanlah kami dari seluruh siksa di akhirat karena kalimatnya adalah umum (sebab adanya idhofah pada isim jenis), artinya mencakup seluruh siksaan yang ada di akhirat.

Do’a ini mengandung permintaan agar diberi keselamatan, juga rasa aman dari segala sisi. Karena barangsiapa yang terselamatkan dari kehinaan dunia dan siksa di akhirat, maka ia telah mendapatkan kebaikan besar di dua negeri. Jika terselamatkan, berarti ia selamat dari segala kejelekan. Do’a ini benar-benar adalah do’a yang jawami’ul kalim (ringkas, syarat makna, mencakup berbagai hal).

〰〰〰〰〰〰〰
📌 follow this link to joint:
------------------------------------
 🗣 admin grup WA 🚹BIS 🚺B3  
📱 081278045229
〰〰〰〰〰〰〰
Sumber: tadabbur daily
Editor & Repost by: 
Grup Kajian Islam Ilmiah,

*"THE CREW GHUROBA"*
--------------------------------
Media Kajian Ilmu Syar'i

Silahkan disebarluaskan tanpa merubah isinya...semoga menjadi ladang amal jariyah bagi kita, barakallahu fiikum.
-------------------------  
#payoongaji
#dakwahtauhid
#theghuroba
#berbagiilmusyar'i
#berilmubaruberamal

Penerimaan Peserta Baru Angkatan 3 Tarbiyah Sunnah Learning

Assalamualaikum sahabat Bookmaymadrasah, Ayo Daftarkan dirimu di tarbiyah sunnah learning JADIKAN DIRIMU BAGIAN KELUARGA TARBIYAH SUNNAH LEARNING ANGKATAN

Penerimaan Peserta Baru Angkatan 3 Tarbiyah Sunnah Learning
Yuk...belajar bareng di Tarbiyah Sunnah Learning

Sebuah program pembelajaran jarak jauh secara online dengan nuansa khas kampus online Tarbiyah Sunnah Learning


📚 Materi yang akan dipelajari ;
● Adab sebagai seorang Penuntut Ilmu
● Aqidah/Tauhid
● Manhaj
● Fiqh dasar






Asatidz Pengampu ;
● Ustadz Abu Haidar As Sundawy
● Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc
● Ustadz Iskandar Dinata, Lc


Pendaftaran hanya dilakukan di alamat : https://daftar.tsl-university.id/


>> Pendaftaran Gelombang 1 dan 2 dilakukan dari tanggal 2 Desember 2019 - 29 Desember 2019


━━━━━━━●۞●━━━━━━━●۞●━━━━━━━●۞●━━━━━━━●۞●━━━━━━━●۞●━━━━━━━●۞●━━━━━━━●۞

Tarbiyah Sunnah Learning
Pembelajaran Dirosah Islamiyyah Jarak Jauh

Informasi pendaftaran :
Website : https://tsl-university.id
Instagram : @tarbiyahsunnahlearning
Twitter : @salamTSL
Helpdesk Whatsapp : wa.me/62895377710900
Helpdesk LINE : @uad4886w

Sumber : https://www.instagram.com/p/B5jl4CkA0h_/?igshid=150x2j5blm3uz

Siapakah orang yang paling kaya dan paling bahagia?

Bismillah, dengan memohon keridaan Allah Ta'ala dan mengharap rahmat, taufik dan hidayahnya, kali ini admin akan berbagi nasehat agama yang sangat bermanfaat bagi kita terutama sahabat BM yang selalu dimuliakan Allah. Bersumber dari tulisan ustadz Hardadi pengajagar Pondok Pesantren Ihya Sunnah Singkut, inilah isi tausyiah Syaikh Jihad Muhammad Ahmad Al-Yamani Hafizhahullah Ta'ala. 
 
Syaikh berkata (setelah menyampaikan muqaddimahnya) :

Saya akan menyampaikan materi yang sangat penting, yang perlu kita perhatikan, terlebih lagi bagi penuntut ilmu. Yaitu wasiat yang agung,  yang di riwayatkan oleh Tirmidzi, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, 

مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِنًا فِي سِرْبِهِ، مُعَافًى فِي جَسَدِهِ، عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ، فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا

“Barangsiapa yang melewati harinya dengan perasaan aman dalam rumahnya, sehat badannya, dan memiliki makanan untuk hari itu, *maka seakan-akan ia telah memiliki dunia seisinya.*” (HR. Tirmidzi; dinilai hasan oleh Al-Albani)

*Dalam kalimat :*
*من أصبح منكم*

Ini adalah isyarat bahwa seseorang mukmin tidak boleh di dalam dirinya ada kegelisahan dan sikap pesimis. Dia harus memiliki sikap optimis, dan dia senantiasa berbaik sangka kepada Allah. Karena Allâh itu sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Sebagaimana Allah berfirman dalam hadits Qudsi, 

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى

“Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku” (Muttafaqun ‘alaih).

*Kemudian kata :*

*آمِنًا*

Dengan perasaan aman...

Ini adalah nikmat yang sangat agung setelah nikmat iman dan islam.

Barang siapa yang ingin merasakan nikmatnya keamanan, maka hendaknya dia melihat negara-negara yang di dalamnya banyak peperangan.

Dan rasa aman tidaklah dia dapatkan kecuali dengan menerapkan ayat di bawah ini, 
Allah berfirman,

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِى ارْتَضٰى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِّنۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا  ۚ يَعْبُدُونَنِى لَا يُشْرِكُونَ بِى شَيْئًا  ۚ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ فَأُولٰٓئِكَ هُمُ الْفٰسِقُونَ

"Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridai. Dan Dia benar-benar mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka (tetap) menyembah-Ku dengan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barang siapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik."
(QS. An-Nur : 55)
Baca Juga Ikhlas, Bab Yang Tak Pernah Usai 
Berarti syarat keamanan adalah *Tauhid*

Kemudian Allah melanjutkan,


وَأَقِيمُوا الصَّلٰوةَ وَءَاتُوا الزَّكٰوةَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

"Dan laksanakanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul (Muhammad), agar kamu diberi rahmat." (QS. An-Nur : 56)

Ayat ini juga mengisyaratkan bahwa siapa yang ingin mendapatkan keamanan maka hendaknya dia menegakkan shalat, menunaikan zakat kepada faqir miskin, menjauh perbuatan bid'ah dan maksiat..

Allah berfirman, 


وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرٰىٓ ءَامَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَآءِ وَالْأَرْضِ وَلٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنٰهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

"Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan." (QS. Al-A'raf : 96)

Ketika penduduk negeri tidak mau beriman kepada Allah, bermaksiat kepada Allah, maka Allah akan timpakan adzab,
Allah berfirman, 

أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرٰىٓ أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيٰتًا وَهُمْ نَآئِمُونَ

"Maka, apakah penduduk negeri itu merasa aman dari siksaan Kami yang datang malam hari ketika mereka sedang tidur?" (QS. Al-A'raf : 97)


أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرٰىٓ أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ

"Atau apakah penduduk negeri itu merasa aman dari siksaan Kami yang datang pada pagi hari ketika mereka sedang bermain?" (QS. Al-A'raf : 98)

Lihatlah bagaimana keadaan negeri yang awalnya Makmur (negeri saba'),  Allah katakan dalam Al-Qur'an, 

لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِى مَسْكَنِهِمْ ءَايَةٌ  ۖ جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍ  ۖ كُلُوا مِنْ رِّزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُۥ  ۚ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ

"Sungguh, bagi kaum Saba' ada tanda (kebesaran Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri, (kepada mereka dikatakan), Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik (nyaman) sedang (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun." (QS. Saba' : 15)


karena mereka bermaksiat kepada Allah, berpaling dari perintah Allah, maka Allah musnahkan mereka tersebut, Allah ambil nikmat-Nya.
Allah berfirman, 

فَأَعْرَضُوا فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ الْعَرِمِ وَبَدَّلْنٰهُمْ بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَىْ أُكُلٍ خَمْطٍ وَأَثْلٍ وَشَىْءٍ مِّنْ سِدْرٍ قَلِيلٍ

"Tetapi mereka berpaling, maka Kami kirim kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Asl dan sedikit pohon Sidr." (QS. Saba' : 16)

ذٰلِكَ جَزَيْنٰهُمْ بِمَا كَفَرُوا  ۖ وَهَلْ نُجٰزِىٓ إِلَّا الْكَفُورَ

"Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir." (QS. Saba' : 17)

Perhatikan juga firman Allah, 


وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا قَرْيَةً كَانَتْ ءَامِنَةً مُّطْمَئِنَّةً يَأْتِيهَا رِزْقُهَا رَغَدًا مِّنْ كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ اللَّهِ فَأَذٰقَهَا اللَّهُ لِبَاسَ الْجُوعِ وَالْخَوْفِ بِمَا كَانُوا يَصْنَعُونَ

"Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezeki datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah, karena itu Allah menimpakan kepada mereka bencana kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang mereka perbuat."(QS. An-Nahl : 112)

Oleh karena itu, mereka yang bertauhid kepada Allah, merekalah yang mendapatkan rasa aman.
Allah berfirman, 

الَّذِينَ ءَامَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوٓا إِيمٰنَهُمْ بِظُلْمٍ أُولٰٓئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُونَ
"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan syirik, mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mereka mendapat petunjuk."
(QS. Al-An'am : 82)

Mereka *Beriman* kepada Allah, kepada Malaikat, kepada kitab², kepada para rasul, kepada hari akhir, dan beriman kepada Qadha dan Qadar.   Sert tidak mencampur adukkan keimanan mereka tersebut dengan kesyirikan, maka Allah akan berikan 2 kenikmatan, yaitu nikmat  *aman* dan nikmati   *hidayah*

*Kemudian kalimat :*

*مُعَافًى فِي جَسَدِهِ* 

Di berikan kesehatan tubuhnya.. 

Ini adalah nikmat, karena ada dua nikmat yang kebanyakan manusia lalai dan tertipu,  yaitu nikmat kesehatan dan nikmat waktu luang (kesempatan), sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, 

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

”Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu luang”. (HR. Bukhari)

Nikmat ini harus kita manfaatkan dengan Sebaik-baiknya.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, 

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara : (1) Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, (2) Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, (3) Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, (4) Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, (5) Hidupmu sebelum datang matimu.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadroknya). 

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam  bersabda kepada Ibnu Umar, 


كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ [وَعُدَّ نَفْسَكَ مِنْ أَهْلِ الْقُبُوْرِ] وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَقُولُ إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الصَّبَاحَ وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الْمَسَاءَ وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ

Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau seorang musafir’ [dan persiapkan dirimu termasuk orang yang akan menjadi penghuni kubur (pasti akan mati)].”

Dan Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma pernah mengatakan, *“Jika engkau berada di sore hari, janganlah menunggu pagi hari. Dan jika engkau berada di pagi hari, janganlah menunggu sore hari. Pergunakanlah waktu sehatmu sebelum sakitmu dan hidupmu sebelum matimu.”*(HR. Al-Bukhâri) 


*Kemudian kalimat :*

*قُوْتُ يَوْمِهِ*

Memiliki makanan untuk hari itu.. 

Di sini di katakan, *memiliki makanan untuk hari itu, berarti makanan untuk satu hari*, bukan dua hari, atau beberapa hari.

Kalau kita barangkali memiliki makanan pokok dengan stok untuk satu bulan atau lebih dari itu.. 

Ini menunjukkan bahwa : *dalam perkara dunia hendaknya kita melihat ke bawah*. 

Ada orang yang memiliki mobil mewah, maka janganlah kita melihat ke arahnya, kita lihatlah ke bawah. Masih banyak orang yang tidak memiliki kendaraan, bahkan ada orang yang tidak bisa berjalan, krn tidak memiliki kaki. 

Adapun dalam *perkara akhirat, hendaknya kita melihat ke atas*.  Lihatlah orang-orang yang lebih shaleh darimu, mereka hafal Al-Qur'an, Qiyamul lail, puasa sunnah, dan seterusnya..

Inilah yang di isyaratkan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dalam sabdanya, 

انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَإِنَّهُ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ ». قَالَ أَبُو مُعَاوِيَةَ « عَلَيْكُمْ »

”Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, *”Lihatlah pada orang yang berada di bawah kalian dan janganlah perhatikan orang yang berada di atas kalian.* Lebih pantas engkau berakhlak seperti itu sehingga engkau tidak meremahkan nikmat yang telah Allah anugerahkan -kata Abu Mu’awiyah- padamu.” (HR. Ibnu Majah no. 4138, shahih kata Syaikh Al Albani)

Bahkan orang yang terakhir masuk surga pun dia mendapatkan nikmat yang luar biasa, untuknya surga seperti dunia dan sepuluh kali lipat darinya.

Demikian nasehat singkat dari Syaikh Jihad Muhammad Ahmad Al-Yamani _Hafizhahullah ta'ala_, semoga bermanfaat bagi kita semua....







 Judil asli:

📒 *Ringkasan Kajian Syaikh Jihad Muhammad Ahmad Al-Yamani* _*Hafizhahullah Ta'ala*_

🕌 Di masjid Ma'had Ihya' As-Sunnah - Singkut -  Sarolangun -  Jambi 

📅 Sabtu, 27 Rabi'ul Awwal 1441 H /  23  November 2019 M

🕢 Waktu : Ba'da Maghrib s/d selesai
 
ditulis kembali oleh  Ustadz Abu Musyaffa' Hardadi Al-Atsary
Singkut,  30 November 2019

Seputar Vervalpd dan NISN

Sahabat BM, berikut adalah seputar pertanyaan mengenai VervalPD dan NISN. Dengan di rilisnya vervalpd dengan tampilan baru dan sistem kerja yang baru sudah tentu banyak hal-hal membuat kita menjadi bingung. Untuk itu BM akan membagikan rangkuman mengenai beberapa masalah yang mungkin menjadi pertanyaan sahabat.

Nah, baiklah kita mulai dari pertanyaannya. Bersumber dari kiriman yang beredar di whatsapp grup operator Madrasah yang ada di kabupaten Musi Rawas Utara, inilah pertanyaa-pertanyaan tersebut:

Apakah akun yang digunakan untuk login ke vervalpd NISN?
Apakah yang harus dilakukan jika akun di SDM sudah terdaftar lama tapi tidak bisa login?
  • Jika akun di SDM sudah terdaftar lama, namun tidak bisa untuk login, silahkan lakukan Reset pasword dengan cara masuk ke halaman SDM lalu klik lupa pasword dan ikuti alur selanjutnya maka setelah di reset gunakan pasword yang baru tersebut.
  • Perbedaan diantara kedua link tersebut adalah  jika link 1 dikhususkan untuk melakukan perubahan jika ada kesalahan sedangkan  link 2 itu hanya bisa melihat - lihat tanpa bisa melakukan perubahan.
Mengapa untuk jenjang MTs dan MA data yang masuk ke vervalpd (NISN) tidak sesuai dengan data di EMIS?
  • Karena sebagian data belum terproses jadi silahkan ditunggu dan juga bisa jadi data siswa belum lengkap dan segera lengkapi.
Mengapa di akun vervalpd jenjang MI masih kosong isinya?

Karena untuk jenjang MI belum di proses yakni mendahulukan jenjang / tingkat MTs dan MA yang diburu pendataan Ujian.

Mengapa akun yang baru mendaftar belum bisa login padahal status akun sudah aktif?
  • Karena akun yang baru terdaftar masih dalam proses dan websitenya juga belum stabil, jadi cukup menunggu dulu nanti pasti bisa login
Mengapa tanggal lahir siswa di vervalpd (NISN) untuk tingkat MTs ada yang memiliki tahun 1900 dan apakah perlu di edit jika seperti itu?
  • Karena masih dalam proses nanti akan berubah sendiri, tidak perlu di edit yang penting tanggal lahir di EMIS sudah sesuai nanti akan mengikuti.

Apakah siswa yang belum punya NISN bisa dapat NISN di vervalpd (NISN)?
  • Bisa, asal di EMIS kolom NISN di kosongi dan data yang lain di lengkapi.
Bagaimana jika dikolom NISN di vervalpd berwarna kuning atau tidak belum muncul NISN?
  • Jika di kolom NISN  divervalPD berwarna kuning dan belum muncul NISN, maka yang harus kita lakukan adalah bersabar saja, yang terpenting kita sudah mengikuti prosedur yang ada yakni sudah melakukan update data di EMIS.
Apakah kita bisa mengambil/claim NISN siswa yang sesuai dengan ijazah?
  • Kita bisa mengambil/claim NISN siswa yang sesuai dengan ijazahBisa selama NISN yang tercantum di ijazah belum di miliki orang lain?

Bagaimana caranya claim NISN yang tertera di ijazah?
  • Masuk akun vervalpd kemudian masuk menu edit NISN dan ikuti petunjuk selanjutnya dan jangan lupa lampirkan file ijazah atau Screnshoot NISN
Kenapa NISN di vervalpd setelah di cek tidak terdaftar padahal NISN baru dengan awalan angka 3 dan bagaimana mengatasinya?
  • Bisa jadi karena tidak sempurna tergenerate dan cara mengatasinya bisa masuk ke link https://nisn.data.kemdikbud.go.id/page/data dan lakukan pencarian berdasarkan nama dan jika belum muncul maka cek besoknya dan besoknya lagi karena kasus ini sama dengan yang admin alami tapi setelah satu minggu akhirnya muncul juga dengan NISN yang berbeda.
Selain dari beberapa pertanyaan yang dirangkum di atas, tugas kita adalah memantau dan selalu melakukan pengecekan. Seandainya ditemukan NISN yang sudah valid artinya NISN yang tercantum dengan profil yang sudah sesuai dengan dokumen seperti ijazah atau akta maka bisa kita update ke EMIS jika sebelumnya kolom NISN dikosongi atau NISN yang tercantum di emis bukan milik siswa bersangkutan.

Semoga bermanfaat

Pengumuman penerimaan CPNS 2019 untuk Kementerian Agama

Assalamualaikum sahabat BM (BookmayMadrasah), selamat pagi dan semoga selalu dalam limpahan rahmat Allah Ta'ala. Saat ini pendaftaran CPNS 2019 sedang menjadi topik hangat di seluruh Indonesia. Yang bercita-cita menjadi PNS banyak sekali, namun persaingan juga sangat ketat. Sehingga, kesempatan untuk menjadi yang terbaik itu adalah hal yang menjadi impian. Persayaratan Pendaftaran PNS mungkin sudah kalian ketahui dari banyak informasi, kini persiapan diri dan mental kalian yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi ujian nanti. 

Nasehat saya, jangan lupakan Allah, Insya Allah, Allah tak akan melupakan kita. Pengalaman di tahun 2018 yang lalu, penulis mengetahui betul tentang seorang sahabat saya yang juga rekan seprofesi, Dia ikut dalam tes CPNS 2018 dan lulus. Saya, perhatikan beliau biasa-biasa saja, tidak terlalu sering membuka buku. Cuma, satu kemampuannya yaitu pandai dalam IT. Artinya, segala yang kita usahakan jika itu adalah takdir kita pasti akan kita dapati, namun jika kita tak ditakdirkan untk menjadi PNS, mau berapa kali pun ikut tes tetap tak akan jadi. Namun, percayalah kepada takdir yang mungkin masih bisa diubah dengan do'a. Perbanyaklah berdoa, bertahajjud dan bersedekah, mudah-mudahan Allah kabulkan mimpi untuk menjadi seorang PNS.

Sahabat, berikut adalah informasi tentang formasi pendaftaran CPNS 2019 dibawah naungan Kementerian Agama. Dan penempatan untuk seluruh wilayah di Indonesia. Ingat negara kita begitu luas dan begitu banyak wilayahnya, jadi disini kalian juga harus siap untuk hijrah tempat tinggal jika seandainya diluluskan oleh Allah dalam tes CPNS 2019.

Nah, sahabat, inilah informasi mengenai penerimaan CPNS 2019 di bawah naungan Kementerian Agama. 

Silahkan Download pengumumannya disini

Semoga sukses, buat sahabat BM yang mengikuti Tes CPNS 2019.


Back To Top