Website MTsS Nurul Hidayah Lubuk Rumbai Muratara

Follow by Email

Ketika setan mendengar Adzan

Assalamualaikum sahabatku yang dimuliakan Allah Subhanahu Wata’ala. Azan adalah seruan untuk mengajak umat muslim untuk mengahadap sang Maha Pencipta alam semesta. Di setiap penjuru muka bumi ini, pasti ada orang-orang yang masih melantunkan azan untuk mengajak umat muslim menghadiri diri menuju sholat fardu. Apabila suara azan telah didengungkan semestinya kita sebagai umat muslim (Laki-laki) segera mendatangi darimana sumber suara azan itu berasal. Atau, jikapun tak mampu untuk mendatanginya hentikan segala macam bentuk aktifitas demi menunaikan ibadah yang agung yaitu sholat fardu berjamaah bagi muslim yang tidak memiliki uzur. Sebagaimana perkataan Rasulullah Shallahu Alaihi wassalam yang terdapat di dalam hadist Riwayat Bukhari,

Al-Aswad berkata, "Saya bertanya kepada Aisyah, 'Apakah yang dikerjakan Nabi di rumah?' Ia menjawab, 'Beliau biasa dalam kesibukan pekerjaan istrinya (maksudnya melayani istri beliau). Apabila waktu shalat telah tiba (dan dalam satu riwayat: mendengar azan), maka beliau keluar untuk shalat.'" 
Dari Abu Hurairah beliau mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila kamu mendengar iqamah, maka pergilah shalat (berjamaah). Hendaklah kamu bersikap tenang dan tenteram, jangan tergesa-gesa. Apa yang kamu dapati, shalatlah kamu bersama mereka; dan apa yang terlewatkan (ketinggalan), maka sempurnakanlah."

Nah, sahabat! tahukah kalian bahwa sesusungguhnya apabila dikumandangkan suara azan setan akan lari sambil terbirit-birit.

Sabda nabi صلی الله عليه وسلم
  
   
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَاللَّفْظُ لِقُتَيْبَةَ قَالَ إِسْحَقُ أَخْبَرَنَا وَقَالَ الْآخَرَانِ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الشَّيْطَانَ إِذَا سَمِعَ النِّدَاءَ بِالصَّلَاةِ أَحَالَ لَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ صَوْتَهُ فَإِذَا سَكَتَ رَجَعَ فَوَسْوَسَ فَإِذَا سَمِعَ الْإِقَامَةَ ذَهَبَ حَتَّى لَا يَسْمَعَ صَوْتَهُ فَإِذَا سَكَتَ رَجَعَ فَوَسْوَسَ
 
Hadis riwayat Abu Hurairah رضي الله عنه: ia berkata:Dari Nabi صلی الله عليه وسلم, Beliau bersabda: Sesungguhnya setan, apabila mendengar azan untuk salat, ia berlari sambil terkentut-kentut sampai tidak mendengarnya lagi. Ketika azan telah berhenti, ia kembali menghasut. Apabila mendengar iqamat, ia pergi sampai tidak mendengarnya. Ketika iqamat telah berhenti, ia kembali menghasut lagi (HR.Muslim)

Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, "Apabila dikumandangkan panggilan shalat (azan), maka setan membelakangi sambil kentut sehingga tidak mendengar azan. Apabila azan itu telah selesai, maka ia datang lagi. Sehingga, apabila diiqamati untuk shalat, maka ia membelakangi lagi. Apabila iqamah itu telah selesai, maka ia datang. Sehingga, ia melintaskan pikiran antara seseorang dan dirinya (dan dalam satu riwayat: dan hatinya). Ia berkata, 'Ingatlah ini, ingatlah ini!' Yaitu, ia mengingatkan kepada orang itu sesuatu yang tidak diingatnya (lalu dikacaukan pikirannya). Sehingga, orang itu tidak mengetahui berapa rakaat ia shalat. (dalam satu riwayat: Tidak mengetahui, apakah telah mendapat tiga rakaat atau empat rakaat)." Maka, apabila seseorang dari kamu tidak mengetahui apakah ia telah shalat tiga rakaat ataukah empat rakaat, maka hendaklah ia sujud dua kali (dalam satu riwayat: dua kali sujud sahwi) sambil duduk. 

Nah, sahabat! Jika saat dikumandangkan azan setan lari bahkan terbirit-birit, maka apa sebutan untuk orang yang seolah-olah tidak mendengar azan, bahkan lari dari suara azan?


 Semoga kita selalu dilindungi Allah dari godaan Setan yang terkutuk.


Sumber hadist: Salafidb

Inilah negara-negara tanpa pajak



Assalamualaikum sahabat para pembaca yang budiman, semoga selalu dalam perlindungan dan pertolongan Allah SWT. Sahabat, pernahkan kalian mendengar ada negara-negara di dunia ini yang tidak memungut sepeserpun pajak, sebagaimana pajak yang ada di negara kita Indonesia. Negara-negara tersebut tidak membebankan kepada rakyatnya agar setiap tahun membayar pajak kepada negara, bahkan ada yang tidak mengambil biaya untuk penggunaan-penggunaan tempat-tempat sosial atau umum sekalipun. 



Lalu, negara mana sajakah yang tidak memungut pajak tersebut? 

Inilah negara-negara yang tidak memungut pajak tersebut,
  1. Uni Emirate Arab
  2. Qatar
  3. Oman
  4. Kuwait
  5. Cayman Island
  6. Bahrain
  7. Bermuda, dan
  8. Bahama.
Nah itulah negara-negara yang tidak memungut pajak dari rakyatnya. 

Sahabat, pada menjelang akhir zaman kelak, ketika Nabi Isya AS diturun ke bumi, salah satu misi beliau adalah menghapus pajak. Dari sebuah hadist yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Muslim, yang bersumber dari  Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda : ”Demi Alloh yang menguasai diriku! Tidak lama lagi putra Maryam (Nabi Isa) tentu bakal turun di kalangan  kalian. Beliau bertindak sebagai hakim yang sangat adil, memecahkan kayu salib (patung nabi Isa), membunuhi babi-babi, menghapus pajak, dan harta benda melimpah ruah, semua orang hidup makmur, sampai-sampai tidak ada seorang pun yang bersedia menerima shadaqah atau zakat orang lain, sehingga seseorang sujud (menghormat) sekali di hadapannya lebih disukai daripada dunia seisinya”.

Sumber : Al.Manhaj.co.id

Bertaubatlah nanti terlambat

Tiada hari tanpa dosa, itulah kita manusia yang memang diciptakan oleh Allah sebagai tempat berkalangnya noda dan dosa, tapi Allah tidak membiarkan hambanya begitu saja ternoda oleh dosa-dosa tanpa ada pembersihnya. Lalu, bagaimana membersihkan diri dari dosa yang telah melumuti diri. Jawabannya adalah dengan banyak-banyak bertaubat Kepada Allah SWT. Untuk itu marilah kita bertaubat, sebelum pintu taubat tertutup rapat, dan tidak ada kata terlambat selama hayat masih dikandung jasad.
       Para pembaca yang budiman, diriwayatkan dari Abu Hurairah رضي الله عنه bahwa ia  berkata: Saya mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda: "Demi Allah, sesungguhnya saya itu niscayalah memohonkan pengampunan kepada Allah serta bertaubat kepadaNya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali." (Riwayat Bukhari)
  
      Dari Aghar bin Yasar al-Muzani رضي الله عنه katanya: Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda: "Hai sekalian manusia, bertaubatlah kepada Allah dan mohonlah pengampunan daripadaNya, kerana sesungguhnya saya ini bertaubat dalam sehari seratus kali." (Riwayat Muslim)

Dari Abu Hamzah yaitu Anas bin Malik al-Anshari رضي الله عنه, pelayan Rasulullah صلی الله عليه وسلم, katanya: Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda: "Niscayalah Allah itu lebih gembira dengan taubat hambaNya daripada gembiranya seseorang dari engkau semua yang jatuh di atas untanya dan oleh Allah ia disesatkan di suatu tanah yang luas." (Muttafaq 'alaih)

Dalam riwayat Muslim disebutkan demikian:
"Niscayalah Allah itu lebih gembira dengan taubat hambaNya ketika ia bertaubat kepadaNya daripada gembiranya seseorang dari engkau semua yang berada di atas kendaraannya - yang dimaksud ialah untanya - dan berada di suatu tanah yang luas, kemudian menyingkirkan kendaraannya itu dari dirinya, sedangkan di situ ada makanan dan minumannya. Orang tadi lalu berputus-asa. Kemudian ia mendatangi sebuah pohon terus tidur berbaring di bawah naungannya, sedang hatinya sudah berputus asa sama sekali dari kendaraannya tersebut. Tiba-tiba di kala ia berkeadaan sebagaimana di atas itu, kendaraannya itu tampak berdiri di sisinya, lalu ia mengambil ikatnya. Oleh sebab sangat gembiranya maka ia berkata: "Ya Allah, Engkau adalah hambaku dan aku adalah TuhanMu". Ia menjadi salah ucapannya kerana amat gembiranya."

Nah, kematian itu sungguh akan dekat, semakin hari semakin dekat, semakin bertambhanya usia semakin berkurangnya masa hayat. Bahkan mungkin tak lama lagi kita akan tamat, untuk itu marilah kita bertaubat.

Sumber :
Riyadhus Shalihin

Film anak-anak yang bukan untuk anak-anak

SUPERHERO, rata-rata anak-anak senang menonton film bernuansa Superhero. Superman, Batman, Spiderman, X-Men, dan masih banyak lagi dan menyebar di setiap negara. Saat ini sudah menjamur film seperti ini, sudah seharusnya orang tua berhati-hati dan khawatir terhadap karakteristik anak-anak mereka yang masih membutuhkan figur untuk menjadi panutan. Dan panutan itu bukanlah seperti yang mereka khayalkan dalam film Superhero. 


Baru-baru ini telah dirilis film Batman Vs Superman dan sudah ditayangkan di Bioskop Indonesia, banyak anak-anak dan orang dewasa yang penasaran dan ingin segera menontonnya dan saya termasuk orang yang penasaran dengan film ini. Semalam saya menonton film Batman V Superman di salah satu Bioskop Online, dan bukan main kecewanya hati saya, ternyata di awal-awal film menayangkan seorang kulit hitam berkopiah haji dan menjadi Penjahat.  Mungkin yang digambarkan oleh Sutradara orang ini adalah kelompok "teroris" yang marak di beritakan dewasa ini.

Kemudia, di dalam adegan film-film kartun ada semacam penanaman moral dan etika yang kurang sesuai dengan islam, seperti adegan ciuman, adegan pelukan antara lain jenis, kekerasan, dan sebagainya.

Ditulis kembali oleh Admin

Mari Bersatu

Adapun apa yang telah di perintahkan oleh syari'at dan penekanan untuk saling bersatu dan saling menyayangi, dengan melarang dan memperingatkan (mereka) untuk tidak saling berpecah belah dan berselisih satu sama lain, maka ini merupakan sebuah pondasi yang sangat agung di mana pokok yang agung ini sebelumnya telah di bangun di atas dalil-dalil dari al-Qur'an dan Sunah yang telah sangat banyak dijelaskan di dalamnya, dan perkara ini juga bisa di ketahui oleh semua orang, bahkan sampai sekiranya orang yang sangat minim sekali pengetahuannyapun paham akan pentingnya manfaat yang besar ini (yaitu adanya persatuan umat), karena adanya efek yang besar yang akan di dapat untuk kemaslahatan agama maupun dunia, juga sebagai bentuk benteng yang akan melindungi dan mencegah dari segala macam mara bahaya dan kerusakan. Maka tidak di ragukan lagi bahwa kekuatan yang hakiki adalah kekuatan yang di bangun di atas kebenaran, dari sinilah perputaran pokok kekuatan itu berada.

Ilustrasi by google
Sebagaimana telah di ketahui bersama dalam sejarah bagaimana keadaan kaum muslimin pada generasi pertama, awal munculnya agama Islam, di mana mereka begitu istiqomah di dalam berpegang teguh pada agama Allah, sehingga keadaan mereka di penuhi dengan kebaikan, dan bisa meraih kemulian yang sampai saat ini tidak pernah ada yang mampu menandingi mereka bahkan belum ada dari seorang pun yang bisa mencapai kedudukan seperti yang telah mereka raih, yang mana seperti kita ketahui bahwa mereka (mendapatkan itu semua) mana kala mereka berpegang teguh dengan pokok yang agung ini, bersatu di atas agama yang benar, menegakan serta mengamalkanya dengan sebenar-benarnya, mereka begitu yakin dengan keyakinan yang penuh bahwa persatuan di dalam agama adalah merupakan nyawa bagi agama itu sendiri. 

Ditulis kembali oleh Admin
Back To Top