mediakomen

Yuk, di cek siapa tahu madrasah kita bisa akses Kurikulum Merdeka!

Bismillah, sahabat Book My Madrasah, Kurikulum yang saat ini akan diterapkan adalah kurikulum merdeka. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam memberikan 350.000 email dengan akun berakhiran @madrasah.kemenag.go.id.

 

Sahabat, untuk itu hanya identitas email yang berakhiran kemenag.go.id yang diijinkan mengakses Platform Merdeka Mengajar yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Salah satu fokus program Direktorat GTK Madrasah adalah implementasi Kurikulum Merdeka.

 

Baca Juga : Mau daftar Implementasi Kurikulum Merdeka, tapi Akun kepala sekolah baru tidak bisa akses ke situs belajar.id

 


Untuk itu para guru harus memiliki pemahaman yang komprehensif tentang paradigma baru ini. Perlu gerakan yang massif dan dilakukan dengan cara yang merdeka.

 

Teknis pendistribusian akun ini melalui SIMPATIKA, di mana hanya Kepala Madrasah selaku pemegang kuasa admin Madrasah. Kepala madrasah  dari madrasah yang ada pada link https://bit.ly/data_madrasah01 memiliki otoritas dalam mengakses https://akun.madrasahebat.id/ dan mendistribusikan akun email pada link tersebut kepada para guru yang ada di lembaganya.

 

Disamping itu juga, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam juga menyediakan portal Kurikulum Merdeka untuk mata pelajaran agama pada link https://cendikia.kemenag.go.id/publik/kategori/1/39/68.

 

Untuk itu para guru yang bertugas mendidik  dianjurkan juga untuk memanfaatkan akun tersebut dalam rangka mensupport pengakraban terhadap teknologi informasi.  Saat ini, Direktorat Jenderal masih proses penyelesaian 800 ribuan akun guru  sisanya. Sehingga, semua guru dapat mengakses PMM dan platform lainnya.

 

Sumber : http://pendis.kemenag.go.id/read/350-000-guru-madrasah-dapat-mengakses-pmm

 

 

Labels: Berita, Kurikulum Merdeka, Pendidikan

Thanks for reading Yuk, di cek siapa tahu madrasah kita bisa akses Kurikulum Merdeka!. Please share...!

0 Comment for "Yuk, di cek siapa tahu madrasah kita bisa akses Kurikulum Merdeka!"

Back To Top